Kamis, 09 Desember 2021

Menjadi Penulis Penerbit Mayor

 

Resume materi     : 23

Tema                    : Menjadi Penulis Penerbit Mayor

Pemateri               : Joko Irawan Mumpuni

Moderator            : Mr. Bams

Gelombang           : 22            

Penulis                 : Eulis Anggunsari, S.Pd.

 

Salam literasi! Jika pertemuan sebelumnya disampaikan tentang dapurnya penerbit mayor, nah, pada pertemuan kali ini, Rabu, 24 November2021, kita akan membahas bagaimana menjadi penulis penerbit mayor. Ingin tahu tipsnya? Yuk, simak materi kali ini!

Kegiatan diawali dengan sapa hangat dari Mr Bams selaku moderator, memotivasi untuk mengikuti kegiatan dengan baik. Narasumber yang membersamai kita pada pertemuan kali ini adalah Bapak Joko Irawan Mumpuni, yang akan menyampaikan materi dengan tema “Menjadi Penulis Penerbit Mayor.”

Menjadi penulis penerbit mayor merupakan kebanggaan tersendiri bagi seorang penulis. Narasumber memberikan tips bagaimana mengantarkan tulisan kita kepada penerbit mayor, yaitu:

1. Pertimbangan naskah yang akan dipilih penerbit



Kriteria terbesar ada di peluang pasar dan reputasi penulis. Reputasi penulis berkaitan dengan nilai jual buku, oleh karena itu penerbit akan cek CV dari penulis tersebut kemudian mengkonfirmasi dengan data google cendekia, akun sosmednya berapa followernya, berapa jumlah pertemanannya, berapa jumlah subscribernya dll. Berikut contoh gambar penulis yang memiliki angka tinggi di google cendekia:





2. Peluang potensi pasar merupakan kriteria yang penting menjadi pertimbangan penerbit. Hal yang terkait dengan hal ini adalah tema tulisan. Pilih tema yang sedang ngetrend, maka akan disukai pembaca. Kita dapat memanfaatkan google trend untuk menelusurinya. Contoh tema yang sedang ngetrend saat ini :



3. Cermati pergeseran perilaku konsumen karena akan berpengaruh pada peluang potensi pasar.



4. Format buku apa yang sering dibeli masyarakat juga berpengaruh terhadap potensi pasar.

 


5. Perhatikan jenis tulisan yang digemari masyarakat karena akan berpengaruh terhadap pemilihan tema buku yang banyak dicari pembeli.

 


6. Tema dengan daur hidup panjang serta memiliki pasar yang luas akan berpengaruh terhadap Oplah (jumlah eksemplar dicetak) dan ini akan menjadi pertimbangan penerbit.


 

Itulah tips-tips bagaimana sebuah tulisan dapat diterbitkan oleh penerbit mayor. Penulis harus cermat dalam mengusung tema dan mengolah tulisan secara lebih menarik sesuai tema-tema yang sedang trend/ berkembang.

Menjadi seorang penulis tentu saja merupakan hal yang membanggakan. Ada kepuasan tersendiri ketika dapat menuliskan sesuatu yang dapat diterima oleh pembacanya. Berikut keuntungan dalam menulis:

a.     Kepuasan atau kebutuhan batin : buku merupakan karya monumental yang akan selalu dikenang.

b.     Reputasi : buku yang berhasil publish akan meningkatkan reputasi penulisnya.

c.      Karier : peningkatan status jabatan, peningkatan karier di institusi/ perusahaan.

d.     Uang : royalty, diskon pembelian langsung, mengajar/ seminar.        

Semoga dapat memotivasi kita dalam mewujudkan karya. Kata motivasi dari Pramoedya Ananta Toer:

“Orang boleh pandai setinggi langit, namun kalau tidak menulis akan hilang ditelan masa dan sejarah.”

Mari mulai dan lakukan, sebab suatu saat nanti, dalam ribuan kilometer perjalanan, kita telah membuat satu tanda atas jalan yang telah dilalui, jalan itu bernama “MENULIS”!

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Program untuk Murid"- Jurnal Refleksi Dwimingguan Modul 3.3

                                                                                                                    "Program untuk Muri...