Senin, 01 November 2021

Program Menulis Buku Mayor Dalam Dua Minggu

 

Resume materi   : 12

Tema                  : Program Menulis Buku Mayor Dalam Dua Minggu

Pemateri             : Prof. R. Eko Indrajit

Moderator          : Aam Nurhasanah

Gelombang        : 22

Penulis               : Eulis Anggunsari, S.Pd.

 

       Dapat menerbitkan buku adalah impian dari setiap penulis. Terlebih jika dapat menembus penerbit mayor. Tidak hanya buku fisik, penerbit mayor juga menyediakan buku digital (e-books). Ketika buku kita sudah diterbitkan oleh penerbit mayor, buku kita akan terpajang di rak toko buku di seluruh Indonesia. Hal ini merupakan kado terindah bagi seorang penulis. Bagaimana caranya? Yuk, simak materi dari narasumber pada pertemuan ke-12. Beliau adalah Prof. R. Eko Indrajit.

       Sebelum masuk materi, berikut profil dari Prof. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., MBA., M.Phil., M.Si.:

Prof. Ekoji begitu akrab disapa, lahir di Jakarta, 24 Januari 1969. Beliau tokoh pendidikan dan pakar teknologi informatika. Menjabat Rektor Universitas Pradita, sosok penggerak riset informatika dan teknologi digital. Prof. Ekoji menjadi narasumber yang aktif di berbagai seminar, loka karya, dan penulis buku serta jurnal yang telah dipublikasikan di dalam maupun luar negeri. Beliau tercatat sebagai salah satu anggota pengurus besar PGRI dan menjadi Ketua Smart Learning and Character Center (PSLCC) PGRI yang berperan melakukan pengembangan profesi guru dan pendidikan karakter berbasis teknologi dan informasi.

       Pertemuan kelas menulis kali ini ditemani oleh moderator Bu Aam Nurhasanah. Bu Aam adalah salah satu alumni program menulis buku mayor yang berkolaborasi dengan Prof. Ekoji. Buku yang ditulisnya bersama Prof.Ekoji berjudul “Parenting 4.0” dan telah menembus penerbit mayor. Pada pertemuan ini, Prof.Ekoji mengajak kepada peserta kelas menulis gelombang 22 ini, untuk menulis buku yang dapat menembus ke penerbit mayor.  

       Mengikuti komunitas menulis di PGRI menggairahkan guru-guru se-Indonesia  untuk dapat menjadi penulis dan menerbitkan bukunya. Maka Prof. Ekoji meluncurkan tantangan kepada para guru untuk dapat menulis buku dalam waktu 2 (dua) minggu dengan kemungkinan dipublikasikan oleh penerbit.

       Untuk mengikuti program menulis buku mayor bersama Prof. Ekoji, berikut tahapan yang harus dilakukan:

a.Peserta diwajibkan untuk mengikuti Ekoji Channel (youtube Prof.Ekoji), melihat video-video tentang pembelajaran yang ada di channel tersebut.

b.Peserta memilih salah satu video yang disiapkan sebagai judul buku. Peserta memilih video yang menarik perhatian sehingga mudah dan

c.Peserta dalam satu minggu menuliskan apa yang disimak dalam video tersebut. Bisa divariasikan dengan menggunakan bahasa yang disusun sendiri.

d.Peserta membuat TOC (Table of Content) atau daftar isi, yang memuat aspek kata tanya 5W + 1H. Peserta dapat mengikuti atau mengembangkannya berdasarkan urutan yang sudah disampaikan dalam video.

e.Peserta mengembangkan ide tulisannya dengan mencari referensi yang sesuai. Bisa melalui buku maupun internet. Hal ini dapat memperkaya tulisan yang telah dibuat.

f.Peserta merapikan dan menyusun tulisan (rata-rata 100 halaman lebih dalam format A5). Kemudian Prof. Ekoji akan memfasilitasi dengan menyerahkan naskah ke penerbit Andi untuk dilihat kemungkinan diterbitkannya.

g.Penerbit Andi melakukan telaah/kurasi, dan menetapkan naskah tulisan tersebut dapat diterbitkan. Jika ada kekurangan, maka perlu mendapat revisi.

h.Naskah tulisan siap terbit. Peserta akan menjadi penulis pertama, sedangkan Prof.Ekoji akan menjadi penulis kedua. Terbitlah buku hebat dari guru-guru hebat. Yuk, kita siapkan diri menjadi penulis!

“Bagaimana kriteria buku yang terbit di penerbit mayor?”

       Pada dasarnya setiap penerbit mayor memiliki kriteria masing-masing dalam menilai naskah yang diajukan layak terbit atau tidak. Misalnya adalah seberapa menariknya JUDUL atau TOPIK yang sedang dibahas? Topik yang sedang trend dan dibicarakan orang biasanya sangat menarik bagi mereka. Contoh lain adalah seberapa DIKENAL para penulisnya? Di sinilah peran Prof. Ekoji membantu mengangkat seseorang yang belum terbiasa menulis. Dengan begitu, maka meningkatkan ketertarikan dan daya jual buku tersebut. Ini adalah contoh bagaimana penerbit mayor menerapkan kriteria yang ada.

 

       Terima kasih Prof. Ekoji atas ilmunya pada pertemuan kali ini.

       Salam literasi!


2 komentar:

"Program untuk Murid"- Jurnal Refleksi Dwimingguan Modul 3.3

                                                                                                                    "Program untuk Muri...